Resume PKKMB Prodi S1 Keprawatan
RESUME MATERI 1
Mursidul Ibad, S.KM., M.Kes.
Personal Branding
Personal branding merupakan proses membangun dan memposisikan citra diri yang unik dan konsisten. Personal branding tidak hanya melalui media biasanya bisa melalui seminar, akan tetapi kadang kita berpikir kita belum bekerja, tetapi jangan risau apa yang kita lakukan sekarang dimasa kuliah atau mahasiswa ini kita sudah membuka cerita dari situ juga dapat membuka personal branding yang berguna untuk membedakan diri dengan orang lain.
Dimasa depan personal branding adanya kekurangan, seperti ada beberapa sektor yang akan tergantikan oleh teknologi AI, tetapi pasti tetap akan membutuhkan manusia, tapi juga tidak bisa sebanyak dulu. Artinya, itu teknologi akan tergantikan oleh teknologi, maka dari itu kita harus mencatatkan personal branding dalam suatu portofolio.
Kemudian ada cara membangun personal branding, ialah dengan menentukan tujuan audiens, mengidentifikasi nilai untuk anda, membangun online presence, membangun jaringan, juga konsisten. Yang menjadi kendala itu banyak, tetapi yang paling keras ialah bingung citra apa yang akan dibangun. Jadi juga caranya ialah meng-explore.
RESUME MATERI 2
Dr. Nuh Huda, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep. MB
Pengenalan Organisasi Profesi
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berdiri pada 17 Maret 1974 sebagai wadah perawat di Indonesia melalui fusi sebagai organisasi keperawatan. PPNI berlandaskan UU No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan UU No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan, dengan struktur mulai dari pusat hingga lebih dari 2500 komisariat serta memiliki jaringan internasional (INNA-K). Visinya ialah menjadi organisasi profesi yang sayangi anggota, dicintai pemerintah, dan diperhitungkan organisasi lain. Misinya meliputi penguatan kepengurusan, pemenuhan kepentingan anggota, membangun jejaring, dan bekerja sama dengan pemerintah.
PPNI berperan menjaga profesionalisme perawat melalui standar kompetensi, pendidikan, CPC, kode etik, advokasi kebijakan, serta pengaturan manajemen pelayanan dan jenjang karir. Lambangnya mencerminkan semangat perawat berjiwa Pancasila yang mengabdi dengan tulus, kasih sayang. PPNI berperan penting dalam profesi keperawatan dengan mengatur kewajiban, hak, dan tanggung jawab, seperti penguatan profesional. Fungsi utamanya mencakup perencanaan, pengaturan, pembinaan, pengembangan, dan pengawasan profesi berlandaskan standar.
Struktur organisasi PPNI berjenjang dari DPP, DPW, DPD, hingga DPK didukung di bidang organisasi. Kolegium Keperawatan merupakan badan pembentukan PPNI di tiap cabang disiplin dengan ilmu dengan tugas mengembangkan ilmu. PPNI berperan penting dalam pengembangan profesi melalui penyusunan standar (SDKI, SLKI, SIKI, SOP), advokasi kesejahteraan.
RESUME MATERI 3
Dr. Yanis Kartini, S.KM., M.Kep.
PROGRAM EMPOWERING WITH VISION
Mahasiswa diberdayakan untuk mencapai arah dan tujuan dan belajar berinovasi keberlanjutan masa depan. Visi dari S1 Keperawatan ialah menjadi lembaga pendidikan keperawatan yang menghasilkan lulusan sarjana keperawatan dan profesi NERS terkemuka di ASEAN, unggul di bidang keperawatan komunitas.
Kemudian misinya melaksanakan keperawatan yang menekankan pada penyelesaian masalah secara komprehensif, melaksanakan penelitian berbasis keperawatan komunitas. Keberhasilan tidak hanya dari kemampuan teknik tapi juga harus ada nilai-nilai yang harus dicantumkan melalui semangat. Berjenjang teguh dengan etika, serta menggunakan selama proses pendidikan, tidak hanya kemampuan tetapi juga harus berinovasi unggul di komunikasi tujuannya agar mahasiswa memiliki arah yang tepat. Capaian pembelajaran lulusan CPL NERS disusun mengacu pada peraturan menteri pendidikan kebudayaan riset dan teknologi Republik Indonesia (Permendikbudristek) nomor 53 tahun 2023 tentang penjaminan mutu pendidikan tinggi, dan keputusan menteri kesehatan RI nomor HK.01.07 no 425 tahun 2020 tentang Standar Profesi Keperawatan.
RESUME MATERI 4
ETIKA KOMUNIKASI DAN BERMEDIA SOSIAL
Latar belakang influencer media sosial karena dianggap bahwa perilaku mahasiswa yang kurang baik terhadap dosen, adab sangatlah ditekankan dalam kehidupan. Sopan santun sangat penting. Para dosen pun akan mengedepankan yang lebih sopan pada nilai norma, budaya, dan etika (tata krama) sangatlah dijunjung tinggi civitas akademik ialah orang-orang yang sering kita temui di lingkungan sekolah dan kampus. Ketika kita sudah sampai sekolah setinggi-tingginya tetap gunakan sopan santun dan tetap belajar jangan sampai selesai diakhir. Tetap terapkan budaya 5S. Ketika kita ingin dihargai, maka hargai orang di sekitarmu.
RESUME MATERI 5
Ratna Yunita Sari, S.Kep., Ns., M.Tr.Kep.
Motivasi Mahasiswa Keperawatan
Motivasi adalah energi pendorong utama yang menggerakkan kita menuju tujuan, baik itu akademik maupun pengembangan diri. Tanpa motivasi, bahkan tugas yang paling sederhana pun terasa berat, dan potensi kita tidak akan bisa berkembang secara optimal.
Motivasi untuk perkuliahan ialah fokus dan tujuan semangat akan menumbuhkan kesuksesan. Kemudian motivasi untuk ekstrakurikuler, pengembangan diri dan kepemimpinan akan membentuk karakter.
Kemudian tingkat kepercayaan diri dan jadilah agen perubahan. Dari motivasi tersebut sebenarnya ada banyak contoh nyata di sekitar kita, misalnya seorang mahasiswa yang awalnya merasa kurang motivasi, namun setelah aktif berorganisasi ia menemukan passion-nya kunci keberhasilan mereka. Motivasi intrinsik yang kuat dari dalam diri dan dukungan tak tergantikan dari keluarga serta lingkungan sekitar.
Sosial Media Unusa

Komentar
Posting Komentar